Arti Pengembangan Diri

Arti Pengembangan Diri

Arti Pengembangan Diri – Pengembangan diri hari ini menjadi sebuah topik yang sangat tren.

Entah siapa yang memulai, yang jelas hari ini semua kalangan membicarakan.

Entah itu mahasiswa hingga ibu rumah tangga, dari karyawan hingga pengangguran.

Terbukti hari ini mudah sekali kita mendapatkan informasi tentang pengembangan diri di masyarakat.

Bahkan bukan hanya secara offline, dalam dunia online pun topik ini selalu hangat untuk menjadi perbicangan.

Tawaran seminar, workshop atau pelatihan pun seringkali berdatangan, semua bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam diri kita.

Baca Juga : Ilmu Pengembangan Diri

Arti pengembangan diri

Pernahkah Anda bertanya apa itu pengembangan diri?

Saya pun berusaha mencari arti dari kata tersebut, mulai dari buku, artikel hingga website pun saya jumpai dan ternyata memang banyak yang mengartikan pengembangan diri.

Apalagi seringkali ada pendapat yang berbeda dari coach, mentor atau motivator.

Hingga akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa arti pengembangan diri adalah upaya kita untuk membuat diri kita menjadi lebih baik.

Jadi pengembangan diri adalah sebuah proses atau upaya untuk memperbaiki diri.

Dimana setiap orang memiliki potensi yang terpendam, dengan ilmu pengembangan diri inilah potensi tersebut dapat dimunculkan.

Baca Juga : Pengembangan Diri Dan Karir

Pentingnya Pengembangan Diri

Lalu mengapa ilmu ini penting?

Pernahkah Anda mengetahui slogan “from zero to hero” alias dari tidak punya apa-apa menjadi kaya raya?

Ya, saya yakin beberapa diantara Anda sudah pernah  mendengar cerita demikian bukan.

Dari yang awalnya mungkin tidak memiliki apa-apa, bahkan bisa dikatakan dari keluarga miskin dengan tagihan bulanan menumpuk, penuh hutang hingga bangkrut, seolah sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi.

Namun ternyata ada sebuah hal “ajaib” yang terjadi sehingga hidup mereka bisa berubah.

Berubah 180 derajat dari sebelumnya.

Biasanya ini terjadi karena mereka dapat mengeluarkan apa yang menjadi potensinya.

Mereka berhasil mengeluarkan sisi positif yang ada di dalam diri.

Hingga mereka menjadi seorang yang memiliki ketahanan mental yang lebih kuat, tentunya jauh lebih tahan banting daripada sebelumnya.

Tanpa sebuah pengembangan diri tentulah hal ini tidak mungkin terjadi.

Bahkan pastinya tidak jarang mereka menceritakan bahwa prosesnya seperti terasa hidup dan mati.

Karena memang hal ini terkadang berat sekali, namun mereka berhasil melaluinya.

Untuk beberapa orang yang tidak kuat, kondisi seperti ini justru akan membuat mereka melarikan diri hingga bunuh diri.

Karena mereka sudah putus asa dan tidak tahu harus apa lagi yang mereka lakukan.

Menurut saya pengembangan diri jauh merupakan pengembangan dari mental kita, contohnya dari yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak sadar menjadi sadar.

Mungkin terkesan apa yang saya katakan terlalu lebay, jika tanpa ilmu pengembangan diri maka frustasi sampai bunuh diri bisa terjadi.

Mari kita lihat beberapa kasus, pernahkah Anda mendengar seorang anak SMA yang bunuh diri karena ditinggal pacarnya?

Saya yakin siswa seperti ini pastilah belum paham atau belum tersentuh ilmu pengembangan diri.

Andaikan saja siswa ini sudah belajar pengembangan diri seharusnya ini tidak terjadi, karena dalam pengembangan diri selalu memandang hidup selalu menjadi seorang yang positif.

Tidak ada kata frustasi apalagi sampai bunuh diri.

Bahkan dalam setiap kegagalan sekalipun bagi seorang yang sudah memiliki pengembangan diri yang baik, mereka dapat mengambil hikmah dari kegagalan sebagai sebuah pembelajaran.

Bagaimana Cara Melakukan Pengembangan Diri?

Untuk melakukan pengembangan diri kita sendirilah yang harus memiliki motivasi untuk berubah.

Karena meskipun kita sudah belajar bagaimana ilmu untuk mengembangkan diri namun tidak mempraktikannya juga percuma.

Seperti hal nya belajar ilmu berenang namun tidak berani untuk basah.

Pentingnya Motivasi Bagi Pengembangan Diri

Faktor motivasi diri menjadi satu hal yang utama disini.

Mungkin tidak semua setuju dengan apa yang saya katakan.

Namun mari kita lihat contohnya:

Tentulah banyak hari ini orang yang merokok, sehari bisa saja menghabiskan bukan hanya 1 batang namun berbatang-batang (kadang ada lho yang bahkan habis sampai 2 bungkus sekitar 24 batang atau lebih).

Jika mereka yang merokok kemudian ditemukan dengan seorang pakar pengembangan diri yang terkenal, biasanya disebut dengan terapis, kemudian mereka diminta untuk menghilangkan kecanduan tersebut.

Apakah mereka mau untuk menghilangkannya?

Hmmm, menurut saya belum tentu.

Lalu mengapa demikian?

Karena sebenarnya jika perubahan tersebut berasal dari orang lain maka orang tersebut tetap saja sulit untuk berubah.

Apalagi secara permanen.

Ini tentu akan sulit.

Karena sebagai pasien tidak memiliki niat untuk sembuh dari kecanduan maka akan sulit untuk menghilangkannya.

Sekali lagi meskipun itu disampaikan oleh orang dengan label suhu, coach, motivator atau trainer sekali pun tidak akan berefek apa-apa.

Sekali lagi ini adalah masalah motivasi.

Berbeda halnya jika ada motivasi yang menyertai.

Tentu dengan suka rela mereka mau untuk berubah.

Contoh Motivasi Dalam Pengembangan Diri

Misalnya begini:

Ketika seorang diminta untuk jalan kaki dari Jogja ke Jakarta dan hanya diberi uang seratus ribu rupiah.

Sekali lagi syaratnya hanya jalan kaki tidak boleh pakai kendaraan apapun.

Masalah waktu tidak dibatasi. Yang penting intinya jalan dan tidak boleh pakai kendaraan.

Jika itu ditawarkan kepada Anda apakah mau?

Saya si tidak mau.

Nah mari kita ubah sedikit, misalnya sama, jalan kaki dari Jogja sampai Jakarta kalau sudah sampai Jakarta di Monas dikasih uang 1 milyar.

Persyaratan sama tidak boleh pakai akal-akalan cerdas, dan waktu tidak dibatasi.

Apakah Anda mau?

Kalau ini mungkin saya yang paling cepat tunjuk jarinya.

Dua kasus yang sebenarnya sama namun dengan reward atau hadiah berbeda.

Bukankah ini menghasilkan motivasi yang berbeda.

Satu hal seolah tidak ada artinya apa-apa, namun satu hal berarti sebuah hal yang besar.

Ini bukti bahwa harus ada motivasi yang benar-benar kuat untuk melakukan pengembangan diri.

Motivasi yang kuat tentunya akan membuat kita berubah menjadi lebih baik.

Selama kita memiliki motivasi maka pengembangan diri akan mudah terjadi.

Tanpa motivasi pengembangan diri akan mati.

Karena motivasi itu merupakan sebuah alasan dari dalam diri.

Ibarat kendaraan ini adalah bahan bakarnya.

Oleh karena itu untuk selalu menjadi lebih baik kita tidak boleh kehabisan motivasi.

Seringkali pengembangan diri itu mudah.

Sederhana, namun kita sendiri yang tidak mau menjalakannya.

Sekali lagi karena tidak adaya faktor motivasi disini.

Pengembangan diri menuntut kita untuk berubah dari posisi A ke posisi B.

Belajar Menjadi Lebih Baik Dengan Program Pengembangan Diri

Dimana posisi tersebut seharusnya merupakan posisi yang jauh lebih baik.

Sebelum dilanjutkan mari kita lihat kebiasaan dalam hidup kita:

  1. Siapa yang tahu bahwa olahraga setiap hari itu baik? Apakah hari ini Anda sudah termotivasi untuk melakukan olah raga? Atau masih menjadi orang yang masih sulit untuk menggerakan kaki, tangan dan kepala?
  2. Adakah diantara Anda yang tahu bahwa sebenarnya tidur terlalu malam alias begadang itu tidak baik untuk kesehatan? Apakah Anda melakukannya juga?
  3. Apakah Anda tahu bahwa makanan dengan banyak minyak itu tidak baik. Termasuk terlalu banyak makanan fastfood, namun Anda terus memakannya hari ini?

Tentunya untuk tema pengembangan diri sangat luas.

Contoh diatas hanyalah secuil dari pengembangan diri tema kesehatan.

Kesehatan pun sebenarnya masih sangat luas sekali.

Namun kita lihat bahwa minimnya motivasi dapat membuat kita tidak melakukan sesuatu, meski pun kita tahu bahwa hal tersebut merupakan hal yang penting.

Berbeda jika sudah tertanam sebuah motivasi misalnya kesehatan itu nilainya lebih dari triliun rupiah alias tidak ternilai dan merupakan hal yang utama.

Adanya motivasi seperti ini pasti bisa membuat kita untuk bergerak mengembangkan diri untuk hidup lebih sehat.

Memulai Pengembangan Diri

Nah mudahnya ketika para mentor pengembangan diri mengatakan bahwa perubahan itu harus di mulai dari diri kita, itu nasehat yang tepat sekali.

Hanya saja sering kali kita berada dalam zona nyaman sehingga tidak mau untuk melakukan.

Apa pun alasannya karena itu nyaman, meski itu baik, kita menolak untuk berubah.

Karena berubah itu berat (ala Dilan yang katanya lebih berat dari rindu), kita membutuhkan suatu motivasi yang besar untuk mencapai hasil yang positif tersebut.

Tentunya banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan sebuah motivasi yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan cara untuk mengembangkan diri kita.

Hal tersebut dapat bermanfaat untuk karir atau kondisi keuangan kita.

Bisa juga bukan hanya untuk pengetahuan yang baru atau membantu kita untuk lebih dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Teknik Memulai Pengembangan Diri

Ya, kita dapat membaca buku, artikel pengembangan diri atau mengunjungi blog pengembangan diri sehingga kita dapat belajar untuk menjadikan diri kita lebih baik lagi.

Kita dapat belajar dari banyak sekali sumber apalagi di era informasi ini.

Kadangkala anda bisa mendapatkan nasihat tersebut dengan cara gratis alias tidak perlu bayar.

Dan ini banyak bertebaran dimana-mana.

Salah satu langkah mudahnya adalah Anda dapat tuliskan topik spesifik yang Anda ingin pelajari dalam mesin pencari, maka dalam sekejap saja banyak informasi yang hadir dihadapan Anda.

Sangat mudah sekali dan Anda pun pasti bisa.

Tentunya akan jauh lebih lengkap jika kita belajar dari orang yang ahli.

Seorang yang ahli memiliki pengalaman dan nasihat terbaik.

Mereka mengerti solusi dalam setiap masalah kita, karena sudah berada dalam posisi sudah pernah mengalami.

Tidak perlu diragukan jika mereka jauh paham dibanding kita.

Kita dapat belajar dari mentor atau coach tentang bisnis untuk belajar tentang bagaimana mengembangkan sebuah usaha.

Atau mencari seorang pemuka agama untuk belajar menjadi seorang yang lebih baik.

Dari setiap ahli pernah mengalami hal yang berbeda, antara yang satu dengan yang lain.

Dan kita dapat memanfaatkan untuk menjadi solusi dalam hidup.

Tentunya akan sangat asik sekali jika kita bisa belajar dari mereka yang sudah melakukan dan mereka dapat mengajarkan bukan sekedar dari perkataan mereka namun dari hati.

Mereka membantu kita untuk berubah dengan memberikan nasihat-nasihat yang terbaik sehingga kita dapat berkembang.

Belajar dengan tujuan untuk memperbaiki diri tentu saja harus terus dilakukan.

Sehingga pada akhirnya kita menyadari bahwa investasi yang terbaik adalah investasi untuk diri kita sendiri.

Investasi untuk membuat diri kita menjadi seorang yang lebih baik lagi. Hari ini topik apakah yang ingin Anda pelajari?

1 tanggapan pada “Arti Pengembangan Diri”

  1. Pingback: Cara Menerapkan Ilmu Pengembangan Diri Yang Mudah Dan Sederha

Tinggalkan Balasan