Ilmu Pengembangan Diri

Ilmu Pengembangan Diri

Ilmu Pengembangan Diri

Manfaat ilmu pengembangan diri tentunya sangat banyak.

Mulai dari menjadikan hidup kita lebih sehat, perencanaan lebih teratur hingga perbaikan dalam skill dan karir.

Namun tentunya kita berharap agar apa yang dipelajari menjadi lebih terarah kan?

Menerapkan Ilmu Pengembangan Diri

Dengan belajar lebih terarah maka kita bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Mempelajari satu tema/bidang saja akan sangat luas.

Dari tema kesehatan misalnya kita akan mendapat banyak sekali pecahan dari topik ini.

Mulai dari cara memilih bahan makanan yang sehat hingga bagaimana memasak yang tidak merusak kandungan gizi dari bahan tersebut.

Atau hal lain seperti bagaimana olah raga yang pas yang tidak memerlukan banyak waktu atau justru memilih sebuah latihan tubuh untuk seorang yang sudah berumur.

Luas sekali kan?

Kita ambil contoh saja dalam kesehatan.

Dengan mempraktikan olah raga secara teratur tentu akan membuat diri kita jauh lebih bugar.

Namun karena satu dan lain hal seringkali semangat yang sudah kita bangun, pupus di tengah jalan.

Ada pula yang layu sebelum berkembang. Ini kan sayang. Hal ini dapat diantisipasi dengan berada di sebuah komunitas pendukung.

Bayangkan saja jika saat ini Anda berada dalam keluarga yang malas berolahraga, teman-teman dalam kehidupan sehari-hari pun demikian.

Tentu akan membuat Anda cenderung malas berolah raga juga.

Ketika kita bertekad untuk berubah, seketika itu juga akan tampak begitu nikmatnya tidak berolah raga. Tanpa tekad baja untuk berubah tentu saja niat berubah akan mudah musnah. Dan kita kembali lagi dalam kebiasaan yang lama.

Baca Juga : Arti Pengembangan Diri

Membangun Lingkungan Untuk Pengembangan Diri

Kebiasaan baru kita yaitu oleh raga akan menjadi hal yang aneh untuk dilihat. Seolah melakukan oleh raga adalah sebuah kebiasaan. Seperti ada yang mengatakan jika yang namanya gila adalah kesepakatan.

Jadi jika kita normal namun diantara orang gila maka kitalah yang dianggap gila. Meski tidak seperti itu juga, kadangkala akan terasa bahwa kita sok rajin, dan sok bergaya hidup sehat.

Dan ketika kita memutuskan untuk berolah raga pagi sendiri sedangkan yang lain masih tidur itu pasti berasa aneh sendiri.

Sebuah tekad baja dan motivasi yang kuat, dapat membuat ini semua teratasi. Namun sangatlah wajar jika motivasi ada kalanya naik dan turun. Seringkali tidak stabil.

Oleh karena itulah kita harus bisa mengatasi mood yang seperti ini. Apalagi jika kita sudah tahu cara untuk mengenal diri sendiri, maka ini sangatlah mudah. Ketika turun tahu bagaimana cara menaikannya.

Baca Juga : Cara Pengembangan Diri

Konsep Pengembangan Diri

Resep menaikkan motivasi antara satu dan orang lain tentulah berbeda. Namun ketika sudah dikuasai maka kita akan mudah untuk memunculkannya. Ada yang melakukannya dengan berdoa, menyendiri atau membaca buku motivasi.

Caranya pasti sangat personal alias tidak harus sama antara satu dan yang lain. Namun ketika kita sudah tahu maka akan mudah sekali meningkatkan semangat kapan pun dan dimana pun.

Ini sangat dibutuhkan karena untuk setiap target pengembangan diri tentu membutuhkan energi yang berbeda.

Misalnya ketika seorang memutuskan untuk tidak makan gorengan tentu akan jauh lebih ringan dibanding dengan yang memiliki target bertubuh sixpack.

Karena untuk memiliki tubuh sixpack itu bukan hanya membutuhkan asupan makanan yang sehat saja namun olahraga yang teratur. Namun tentu kepuasan hasilnya ketika sukses pastilah akan jauh berbeda.

Jadi bukan hanya sehat saja, namun jauh lebih kuat dalam hal stamina.

Jika target kita memiliki tubuh sixpack dan saat ini kita memiliki kelebihan berat badan dan lingkungan yang negatif tentulah hal ini membutuhkan solusi. Ada berapa hal yang dapat menjadi solusi diantaranya:

  • Carilah guru atau pelatih

Pengalaman setiap orang pasti berbeda. Dan seorang guru tentu sudah menginvestasikan waktu sekian lama untuk berkecimpung dalam satu bidang.

Banyaknya pengalaman mereka tentu menjadi sebuah aset yang berharga. Itulah alasan mengapa mengapa kita membutuhkan seorang guru.

Tentunya ini akan mempermudah kita dalam belajar. Kita tinggal mengikuti saja apa yang dilakukan. Seorang guru tentunya akan memberikan rambu-rambu, mana yang baik untuk dilakukan dan mana yang tidak.

Ikutlah kursus pengembangan diri yang diadakan sehingga pengetahuan Anda pun ikut meningkat.

Jadi misalnya berbicara tentang kesehatan Anda dapat mengikuti seminar bagaimana cara hidup sehat, cara memilih air minum yang baik dan seminar lainnya.

Dijamin setelah mengikuti akan ada insight baru yang dapat menunjang program kesehatan.

Jika memang dimungkinkan jalinlah komunikasi dengan guru yang mengajarkan. Sehingga hubungan baik setelah kelas pun tetap terbina. Sehingga setelah diluar kelas pun kita masih bisa mendapat masukan dari mereka.

Jika pertemanan sudah terjalin maka informasi dan ilmu pun akan mudah mengalir tentunya bermanfaat dalam proses pengembangan diri kita.

  • Masuk dalam komunitas

Tentunya akan jauh lebih mudah untuk melakukan perbaikan pengembangan diri dengan orang lain bukan dibandingkan sendiri.

Bayangkan saja sudah olah raga sendiri, keluarga dan teman tidak ada yang mendukung serta semangat yang pas-pasan.

Dengan kondisi seperti ini kita akan berbagi dengan siapa?

Seperti sudah dikatakan ini yang membuat kita tumbang duluan.

Pentingnya Komunitas

Inilah pentingnya komunitas. Dalam komunitas kita dapat selalu termotivasi.

Bisa berbagi bersama anggota komunitas yang lain, sehingga apa yang kita lakukan tidak terasa melakukan sendiri.

Jika lupa ada yang mengingatkan serta ketika belum paham ada yang bisa diajak diskusi.

Bahkan ketika kita merasa tidak bersemangat ada yang memotivasi.

Inilah manfaat dari komunitas. Dalam bidang kesehatan misalnya Anda dapat masuk dalam klub kebugaran atau fitness center yang ada di sekitar daerah Anda.

Tentu sekarang sudah berkembang dimana-mana.

Bukankah ini mendukung apa yang Anda lakukan?

Semangat pun akan semakin terjaga ditambah dengan dukungan lingkungan sekitar.

Maka ikutilah dengan serius hingga apa yang Anda lakukan menjadi sebuah kebiasaan.

Dan tentunya  kegiatan pengembangan diri ini akan memberikan dampak positif untuk kemajuan diri dalam jangka panjang.

Cara Menemukan Komunitas Untuk Mengembangkan Diri

Untuk komunitas sendiri kadangkala bisa jadi belum ada dilingkungan sekitar Anda. Namun karena kecanggihan tehnologi Anda pun dapat memanfaatkan kekuatan online.

Ya, dengan online bisa melalui mesin pencari (Google, Yahoo, Bing dsb) atau melalui sosial media (Facebook, Instagram, Twitter) Anda daat menemukan komunitas yang cocok untuk Anda.

Kadangkala ada beberapa komunitas yang seringkali sulit dicari di daerah-daerah tertentu karena memang masih sedikit peminatnya atau belum terkenal. Jika Anda merasa clueless alias tidak tahu dimana mencarinya, gunakan online.

  • Suplemen pengembangan diri

Bukan hanya tubuh saja yang butuh suplemen, otak kita pun demikian.

Nah oleh karena itu dibutuhkan supplemen. Ini sebagai tambahan pengembangan diri, sehingga wacana kita semakin meluas.

Yang bisa menjadi supplemen pengembangan diri diantaranya adalah berupa buku, cd motivasi atau bisa berupa jurnal pengembangan diri. Baca Juga : Buku Untuk Pengembangan Diri

Dimana setiap media tentu saja mempunyai kelebihan masing-masing. Anda pun dapat mencari melalui media Youtube sesuai dengan tema pilihan Anda.

Terkadang ada hal-hal yang tidak diajarkan oleh guru atau pelatih, namun dengan penggunaan suplemen sebagai media lain akan memperkaya pengetahuan Anda.

Bahkan bukan hanya pengetahuan yang mendukung apa yang sudah Anda pelajari, namun bisa jadi Anda bertemu dengan hal-hal yang bertentangan.

Tentunya ini tidak perlu menjadi  perdebatan. Perbedaan pandangan justru hal yang baik, Anda bisa belajar hal lain disana. Belajar dari perbedaan, Anda cukup menjalankan hal-hal yang memang sesuai untuk Anda.

  • Miliki laporan pengembangan diri

Segala sesuatu diketahui berubah ketika ada ukurannya. Ketika tidak ada ukurannya maka perubahannya akan sulit diketahui, apalagi dengan menggunakan metode “perasaan.”

“Eh sekarang kamu kok kurusan.”

“Kayaknya kamu tambah gemuk.”

Ini merupakan contoh dengan metode “perasaan” dimana keakuratannya dipertanyakan.

Itulah mengapa kita harus memiliki parameter untuk mengetahui bagaimana perubahannya, apakah menjadi positif, negatif atau tidak berubah.

Sehingga kita tahu mana yang harus dilakukan dan mana yang harus dihentikan.

Tanpa parameter kita tidak tahu bagaimana perkembangannya.

Pernah lihat iklan testimoni yang menggunakan “before” dan “after?”

Jadi dalam iklan tersebut digambarkan bagaimana kondisi before (sebelumnya).

Misalnya ada seorang yang terkena penyakit diabetes, dengan luka berair, membusuk dan terlihat mengerikan. Atau kondisi seorang  yang terkena obesitas dengan berat badan jauh diatas normal dengan perut membuncit dan pipi mengembang seperti bakpao.

Kemudian dalam gambar samping ditunjukkan after (sesudah) dimana kondisinya sudah membaik, luka yang sudah menutup serta hasil laboratorium yang menunjukkan kadar gula yang normal.

Atau dalam kasus kedua ditunjukkan dengan tubuh lebih kecil serta pipi yang sudah tidak mengembang lagi. Perubahan itu juga akan sangat menonjol terlihat ketika menggunakan baju lama dan terlihat kedodoran, serta timbangan berat badan yang normal. Inilah contoh before after.

Dengan menggunakan parameter seperti inilah kita tahu bahwa kita menjadi jauh lebih baik. Kita menamakan ini dengan laporan pengembangan diri.

Laporan pengembangan diri bermanfaat untuk memantau kondisi diri kita dari waktu ke waktu. Bagaimana sebelum dan sesudahnya.

Jika yang menjadi target adalah turunnya berat badan maka setiap hari kita dapat menimbang berapa berat badan kita sebenarnya.

Mungkin di hari-hari awal tidak akan terlihat, namun dengan program penurunan berat badan yang tepat maka dalam waktu satu bulan biasanya akan terlihat perubahan.

Ukuran dalam timbangan berat badan mulai turun dan ukuran pinggang akan semakin mengecil. Jika hal ini dilakukan pastilah akan menambah semangat.

Ketika Anda berhasil mencapai sukses-sukses kecil maka tantangan untuk mencapai sukses yang lebih besar pun akan hadir.

Baca Juga : Program Pengembangan Diri

Penutup

Empat hal tersebut adalah cara melakukan konsep pengembangan diri yang mudah.

Ini menjadi resep sederhana yang dapat dilakukan siapa saja.

Bahkan dalam setiap bidang kehidupan. Bukan hanya dalam bidang kesehatan saja seperti yang dicontohkan.

Hal ini pun dapat diaplikasikan dalam sisi finansial, karir, atau pun gaya hidup.

Jadi bukan hanya seperti contoh yang menceritakan kesehatan saja.

Dalam sisi finansial mungkin Anda dapat membuat target berapa yang harus Anda simpan untuk hari tua?

Atau dalam sisi karir mungkin Anda menantang diri Anda dapat menantang diri sendiri untuk membuat perusahaan sendiri. Anda dapat memplikasikannya dalam semua sisi, maka mari kita lakukan!