Membangun Superteam Family : Membangun Keluarga Sakinah

Gambar Keluarga sakinah

Tahukah kamu kalau keluarga bisa menjadi super team untuk kita?

Kalau kita punya kakak, ayah, ibu dan adik, kita bisa punya satu team keren untuk saling mendukung.

Memiliki keluarga yang saling mendukung akan membuat kita sehat secara psikologis dan kita merasa gembira.

Bagaimana siy cara kita supaya memiliki keluarga yang bisa menjadi super team?

  1. Kita perlu memahami anggota keluarga kita

Siapa saja siy yang menjadi anggota keluarga kita?  Kita perlu mengetahui dan memahami mereka.  Yang perlu kita sadari adalah mereka adalah individu-individu yang berbeda-beda sehingga akan memiliki kepribadian yang berbeda-beda.

Karena kepribadian yang berbeda-beda inipula maka akan ada perbedaan keinginan, sudut pandang dan pendapat.

Perbedaan yang ada bukan untuk saling memicu perselisihan, tetapi untuk saling menguatkan dan mendukung.

Bagaimana agar tidak memicu perselisihan ketika perbedaan muncul?

Yang paling penting adalah memahami bahwa perbedaan itu wajar.  Kemudian selanjutnya tinggal dicari pendapat mana yang paling memberikan manfaat besar untuk persoalan yang sedang dihadapi saat itu.

Gunakan pendapat itu untuk menyelesaikan masalah.

Menyadari bahwa semua anggota keluarga memiliki perbedaan penting kita ketahui dan kita sampaikan juga ke anggota keluarga yang lainnya.  Karena ini nanti akan menjadi dasar bagi nilai saling menghormati dan memahami.

Baca Juga : Mengenal Diri Sendiri, Fase Galau Yang Harus Dilewati

  1. Kita perlu saling mengsupport anggota keluarga

Masing-masing anggota keluarga kita kan tidak semuanya sama usia dan aktifitasnya.  Maka dapat dipastikan masing-masing akan memiliki situasi kehidupan di luar rumah yang pastinya berbeda-beda pula.

Dengan dasar saling memahami seperti point di atas, kita akan bisa melakukan point kedua, yaitu saling support satu sama lain.

Kita bisa melihat, mana anggota keluarga yang sedang membutuhkan dukungan.  Tidak semua anggota keluarga yang membutuhkan dukungan bisa menyampaikannya secara langsung.  Namun akan lebih baik jika ketrampilan dasar komunikasi meminta bantuan juga diajarkan dalam keluarga.

Sampaikan bantuan dengan cara yang baik supaya anggota keluarga lainnya memahami.

Namun, tentu saja karena kita setiap hari berinteraksi dengan anggota keluarga, maka penting untuk peka terhadap kesulitan anggota keluarga lainnya.

Baca Juga : Menertawakan Diri Sendiri Itu Sehat

Jika telah terbentuk keluarga yang kompak, maka saling pengertian ini seringkali tidak membutuhkan kalimat verbal untuk diucapkan.  Gesture dan gerakan akan bisa menjadi tanda yang juga dapat terbaca.

Bentuk support yang paling utama untuk anggota keluarga kita adalah mau mendengarkan.  Cara paling baik adalah dengan menciptakan moment dimana semua keluarga berkumpul dan saling bercerita.

Ada beberapa keluarga yang memanfaatkan moment ketika makan malam, ada juga yang memanfaatkaan moment santai setelah mandi sore.  Atau pada saat mengadakan liburan keluarga.

Saling mendengarkan keluh kesah anggota keluarga lain pada saat beraktifitas di luar rumah akan menjadi booster yang baik untuk mengembalikan semangat dan mood untuk kembali berkarya di luar rumah.

Saling mendengarkan juga akan menjadi cara untuk mengikat batin satu dengan yang lain antar anggota keluarga sehingga tercipta kedekatan secara emosional.

Bentuk support bisa diberikan ketika ada yang merasa tidak percaya diri, merasa belum berhasil, kesulitan dengan tantangan di luar rumah, atau yang lainnya.

Dan support dari keluarga ini merupakan sumber energi positif yang luar biasa bagi seluruh anggota keluarga.  Perasaan ada yang menemani dan mendukung akan mampu mengatasi setiap persoalan yang ada diluar rumah.

Baca Juga : Makna Dibalik Fenomena FIlm Dilan (Mengungkap Rahasia Istri Yang Perlu Diketahui Suami)

  1. Saling membantu ketika ada anggota keluarga yang sedang membutuhkan

Saling membantu lebih berupa aktifitas langsung secara fisik.  Misalnya adalah ketika ada yang sedang membersihkan rumah, maka anggota keluarga yang lain perlu terlibat dengan berperan serta berbagi tugas.

Ayah sedang mencuci mobil, bisa dibantu dengan mengambilkan sabun atau kanebo yang dibutuhkan, dan lain-lain.

  1. Saling menghormati

Meskipun anggota keluarga satu rumah dan sudah memilki kedekatan emosional, saling menghormati tetap perlu diterapkan.

Bagaimana kita meminta ijin meminjam barang milik anggota keluarga lainnya dan mengembalikannya dalam kondisi baik.  Bagaimana kita meminta ijin memasuki kamar anggota keluarga lainnya, juga termasuk ke dalam saling menghormati.

Juga termasuk ketika ada anggota keluarga yang memang sedang membutuhkan waktu untuk sendiri karena perlu konsentrasi mengerjakan sesuatu, juga perlu kita hormati.

Baca Juga : Percaya Diri = Percaya Pada Diri Sendiri

Jika kita berhasil membangun superteam family, maka sama dengan kita telah membangun keluarga yang sakinah.

 

 

2 tanggapan pada “Membangun Superteam Family : Membangun Keluarga Sakinah”

  1. Pingback: Makna Dibalik Fenomena Film Dilan (Tulisan Untuk Para Suami) - Yuks Belajar

  2. Pingback: Menertawakan Diri Sendiri Itu Sehat - Yuks Belajar

Tinggalkan Balasan