Saatnya Jadi Diri Sendiri

Be your self, jadi diri sendiri

Jadi diri sendiri? Hmmm kayaknya siy udah kaya gitu deh, tapi … kok jadi si dia keliatan seneng ya.  Kok hidup si anu keliatan bahagia banget ya… kok kayaknya pengin hidup kaya si B …. dan lain …dan lain-lain.

Yups, kita sering banget kan kaya gitu.  Ngaku udah jadi diri sendiri, tapi sebenarnya liat rumput-rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau dan lebih indah.  Sepertinya kehidupan mereka lebih bahagia dibandingkan hidup kita sendiri. …. jadi dimana dong jadi diri sendirinya?

Baca Juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang STIFIn Test

Hahaha…menjadi diri sendiri juga berarti bahagia dengan diri sendiri, merasa bersyukur dengan kehidupan yang sedang dijalani, dan merasa beruntung menjadi “aku”.  Ya, menjadi diri sendiri itu lebih baik.

 

Ini lagu aku suka banget karena mau bilang ke semua orang kalau “aku keren sejak dari lahir” dan memang itu benar.

Banyaknya hal yang menilai kita dengan sudut pandang kompetisi menjadikan kita tumbuh untuk selalu membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain.

Padahal, sesempurna-sempurnanya orang, akan tetap ada ketidaksempurnaannya.  Akan selalu ada yang menjadi kekurangannya… dan itu wajar alias manusiawi.  Bahkan superhero saja punya kelemahan hihihi….

Jadi kalau kita merasa ada yang kurang dari diri kita sebenarnya yang kita perlukan adalah menemani si diri kita ini, bukan malah ikut-ikutan menjudge, menyalahkan, bahkan menganggapnya sebagai aib yang membuat kita minder.

Berteman dengan diri sendiri ini penting agar kita tidak menjadi pribadi yang kesepian di kala ramai.  Agar diri kita juga merasa bersyukur menjadi “aku”.  Pertanyaannya, jika bukan kita yang menemani diri kita, lantas siapa?

Sesungguhnya teman terbaik untuk diri kita adalah “aku”.  Karena paling dekat, 24 jam selalu bersama dan menjalani segala hal bareng-bareng.  Bagaimana mungkin akan bisa meninggalkan “aku”.

Baca Juga : Memahami Diri Sendiri = Membantu Memahami Orang Lain

Hal paling mudah yang bisa dilakukan untuk menemani diri sendiri adalah dengan memaafkan setiap kekurangan yang kita miliki, dan terus menggali-mengasah kekuatan yang kita miliki.  Paket kekurangan dan kelebihan ini akan selalu ada dalam setiap diri manusia, namun manusia yang bermanfaat adalah manusia yang menggali kelebihannya dan memanfaatkan kelebihannya untuk kepentingan orang banyak.

Dalam agama Islam, jadi diri sendiri juga disebutkan sebagai sesuatu yang fitrah karena memang manusia diciptakan berbangsa-bangsa agar saling mengenal.  Agar satu sama lain saling melengkapi dan memberi arti.  Bekerja bersama untuk kepentingan bersama.  Bukan hanya sekedar hidup dan mati tanpa arti.

Dengan mengakui adanya kelemahan dan mengoptimalkan kelebihan yang kita miliki, maka kita akan menjadi seseorang yang memanfaatkan anugerah dari sang Kuasa sehingga ketika saatnya tiba untuk mempertanggungjawabkannya kita bisa menjawabnya sesuai dengan apa yang kita lakukan.

Tidak ada yang sia-sia di ciptakan olehNya, namun kita seringkali menyia-nyiakan dengan membiarkan segenap kelebihan kita terpendam sangat dalam.  Bahkan hingga kita pun tidak menyadarinya.

Kenapa dia bisa terpendam jauh?  Karena kita jarang mendengarkan diri sendiri.  Karena kita sibuk melihat  yang heboh di luar diri kita, sehingga kita sampai lupa bahwa ada yang sangat berharga dalam diri kita yang menanti sentuhan tangan kita untuk diasah dan dikembangkan.

Mulailah dengan berbicara dengan diri sendiri, mulailah mendengarkan diri sendiri, mulailah untuk sibuk melihat hebatnya kita.  Asahlah segala kelebihan yang telah Allah anugrahkan kepada kita.  Lakukan hal-hal hebat dengannya dan beri perubahan ke masyakarat di sekitar kita.  Ke orang-orang yang dekat dengan kita.  Agar kita bisa jadi diri sendiri dalam versi yang paling baik.  Kalau dalam bahasa inggris menjadi diri sendiri itu adalah “Be Your Self”.

Bava Juga : Percaya Diri = Percaya Pada Diri Sendiri

Lakukan langkah-langkah kecil setiap hari untuk selalu lebih mencintai diri sendiri.  Berikan maaf ketika ada kesalahan yang kita lakukan, temani dia dalam penyesalan dan bersama-sama ajak untuk memperbaiki agar kita menjadi lebih baik bersama-sama.

4 tanggapan pada “Saatnya Jadi Diri Sendiri”

  1. Pingback: Percaya Diri = Percaya Pada Diri Sendiri - Yuks Belajar

  2. Pingback: Mengenal Diri Sendiri, Fase Galau Yang Perlu Dilewati - Yuks Belajar

  3. Pingback: Belajar Branding #8 – Pentingnya Personal Branding – be you clothing

  4. Pingback: Pelajaran Dari Membangun Bisnis = Membangun 4 Aspek Diri Kita - Yuks Belajar

Tinggalkan Balasan